Nama : Adinda Rizki Mentari
Kelas : 4EB18
NPM : 20210166
TUGAS SOFTSKILL ETIKA PROFESI AKUNTANSI
1. Apa yang dimaksud dengan Etika ?
Jawab
: Pengertian Etika
(Etimologi), berasal dari bahasa Yunani adalah “Ethos”, yang berarti
watak kesusilaan atau adat kebiasaan(custom). Etika itu sendiri adalah Ilmu yang
membahass perbuatan baik dan perbuatan buruk manusia sejauh yang dapat di pahami
oleh pemikiran manusia.
Sumber : erniritonga123.blogspot.com/2010/01/definisi-etika.html
2. Bagaimanakah tahap perkembangan
moral, karakteristik individu dan variable struktual mempengaruhi keputusan
manajer berprilaku etis dan tidak etis ?
Jawab
: Didalam etika profesi,
sebuah profesi seperti manajer memiliki komitmen moral yang
tinggi yang biasanya di tuangkan dalam bentuk aturan khusus yang menjadi pegangan bagi setiap
orang yang mengembangkan profesi yang bersangkutan. Setiap profesi yang memberikan
pelayanan jasa pada masyarakat harus memiliki kode
etis yang merupakan seperangkat moral-moral dan mengatur tentang etika professional
(Agnes, 1996). Di dalam kode etik
terdapat muatan-muatan etika yang
pada dasarnya untuk melindungi kepentingan masyarakat yang menggunakan
jasa profesi. Terdapat dua sasaran pokok dalam dua kode etik yaitu Pertama, kode etik bermaksud
melindungi masyarakat dari kemungkinan diruggikan oelh kelalaian baik
secara disengaja maupun tidak di sengajah oleh kaum professional. Kedua,
kode etik bertujuan melindungi keseluruhan profesi tersebut dari perilaku-perilaku buruk
orang tertentu yang mengaku dirinya professional.
Sumber
: kinantiarin.wordpress.com/etika-profesi-akuntan/
3. Apa Kode Etik itu dan bagaiman
cara meningkatkan keefektifannya ?
Jawab
: Kode Etik merupakan poal aturan, atta cara,
tanda, pedoman etis dan melakuakn suatu kegiatan atau
pekerjaan. Kode etik merupakan pola aturan atau tata cara sebagai pedoman berprilaku. Cara
meningkatkan keefektifannya dengan tergantung
pada kesadaaran masing-masing individu dalam menjal tanggung jawabnya, dan menegakan ikatan
antara tenaga professional dengan
profesi yang disandangnya.
4. Bagaimana manajer mengambil
keputusan yang etis?
Jawab
: langkah-langkah
pengambilan keputusan yang etis, antara lain :
·
Menetukan fakta-fakta
·
Mengidentifikasi para pemegang kepentingan
dan mempertimbangkan situasi-situasi dari sudut pandang mereka.
·
Mempertimbangkan alternative-alternatif
yang tersedia juga disebut dengan “imajinasi moral”
· Mempertimbangkan bagaimana sebuah
keputusan daapat memengaruhi para pemegang kepentingan, membandingkan dan
mempertimbangkan alternative-alternatife berdasarkan :
a.
konsekuensi-konsekuensi
b.kewajiban-kewajiban,
hak-hak, prinsip-prinsip
c.dampak bagi
itegritaas dan karakter pribadi
·
Membuat sebuah keputusan
·
Memantau hasil
5.
Jelaskan factor-faktor yang menentukan intensitaaas etika dan dari keputusan !
Jawab
: Intensitas etika tergantung
kepada enam factor, yaitu:
1. Besarnya akibat
adalah jumalh kerugian atau keuntungan yang dihasilkan dari suatu keputusan
etika. Makin banyak orang yang dirugikan atau
semakin besar kerugian yang diderita oleh orang-orang itu, maka semakin besar
akibatnya.
2. Kesepakatan social
adalah kesepakatan apakah suatu perilaku itu baik atau buruk. Sebagai contoh, selain dari
tindakan mempertahankan diri,banyak
orang belum sepakat apakah membunuh adalah salah. Namun, banyak orang belum
sepakat terhadap aborsi atau hukuman mati.
3. Kemungkinan akibat
adalah kesempatan dimana sesuatu akan terjadi dan
mengakibatkan kerugian bagi orang lain. Misalnya, kamungkinan akibat adalah rokok.
Kita tahu bahwa merokok akan meningkatk kemungkinan
terjadinya serangan jantung, penyakit kanker, paru-paru, impotensi, dan
gangguan pada janin.
4. Kesiapan sementara
adalah waktu diantara tindakan dengan akibat yang ditimbulkannya.
Kesiapan sementara lebih kuat apabilamanajer harus memberhentikan
karyawan minggu depan dibandingkan dengan tiga bulan kedepan.
5. Kedekatan akibat
adalah jarak social, kejiwaan, budaya, atau fisik dari pengambil
keputusan dengan mereka yang terkena dampak dari keputusann
6.
Konsentrasi akibat adalah seberapa besar suatu tindakan mempengaruhi rata-rata orang. Misalnya, menipu 10 investor
masing-masing senilai $10.000,
menghasilkan konsentrasi akibat yang lebih besar dari pada menipu 100
investor dengan masing-masing senilai $1.000.
Sumber :
theadhasumsel.blogspot.com/2011/04/makalah-mengelola-etika-dan-tanggung.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar